Pas foto di studio butuh biaya dan waktu, dan kadang tetap harus diulang. Dengan ponsel, dinding polos, dan alat gratis, Anda bisa membuat foto yang sesuai aturan di rumah dalam sekitar sepuluh menit. Panduan ini menjelaskan cara memotret, ukuran untuk negara-negara umum, dan cara mencetaknya dengan benar.
Untuk paspor Indonesia: foto biasanya diambil langsung di kantor imigrasi saat wawancara. Pas foto buatan sendiri paling berguna untuk visa (misalnya visa AS, Jepang, atau Schengen), dokumen negara lain, serta formulir pendaftaran, CPNS, lamaran kerja, dan kartu identitas.
1. Cek ukuran yang dibutuhkan
Ukuran foto paspor dan visa tidak sama di semua negara. Ukuran yang paling umum:
| Negara atau dokumen | Ukuran foto |
|---|---|
| Schengen / UE, Inggris, Jepang, India, Australia, Pakistan, dan kebanyakan negara | 35 × 45 mm |
| Amerika Serikat (paspor dan visa) | 2 × 2 inci (51 × 51 mm) |
| Kanada | 50 × 70 mm |
| Visa Tiongkok | 33 × 48 mm |
Setiap negara juga menentukan seberapa besar kepala di foto, diukur dari dagu sampai puncak rambut. Anda tidak perlu mengukurnya sendiri: Pembuat Pas Foto menampilkan dua garis panduan hijau dan menempatkan kepala Anda dalam rentang resmi begitu negara dipilih.
Aturan bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu cek persyaratan terbaru di situs resmi kedutaan, imigrasi, atau panitia pendaftaran sebelum mengajukan.
2. Siapkan "studio" di rumah
- Latar: berdiri di depan dinding polos berwarna terang. Tidak harus putih sempurna, karena alat ini menggantinya dengan latar putih bersih, tetapi dinding polos membuat tepi rambut paling rapi.
- Cahaya: menghadap jendela di siang hari. Cahaya lembut dan merata di kedua sisi wajah adalah yang terbaik. Hindari lampu tepat di atas kepala, karena membuat bayangan di bawah mata dan hidung.
- Jarak: berdiri sekitar setengah meter dari dinding agar tidak ada bayangan di dinding.
- Kamera: minta seseorang memegang ponsel sejajar mata Anda, dari jarak 1–1,5 meter. Foto dari jarak terlalu dekat (seperti selfie dengan tangan terentang) membuat hidung tampak lebih besar dan sering menjadi alasan foto ditolak. Jika sendirian, gunakan tripod dan timer.
3. Ambil fotonya
- Tatap kamera dengan ekspresi netral dan mulut tertutup.
- Mata terbuka dan terlihat jelas. Rapikan rambut dari wajah.
- Tanpa topi atau penutup kepala, kecuali karena alasan agama, dan seluruh wajah tetap harus terlihat.
- Kacamata: AS tidak lagi mengizinkan kacamata di foto paspor dan visa. Banyak negara lain hanya menerimanya jika tidak ada pantulan dan bingkai tidak menutupi mata. Melepasnya adalah pilihan paling aman.
- Pakai pakaian biasa. Hindari baju putih dengan latar putih, dan seragam.
- Sertakan kepala dan bahu bagian atas, dengan sedikit ruang di atas rambut.
Ambil beberapa foto, lalu pilih yang paling tajam dengan cahaya paling merata.
4. Buat pas fotonya
- Buka Pembuat Pas Foto dan unggah foto Anda.
- Pilih negara atau dokumen. Ukuran dan posisi kepala diatur otomatis.
- Tunggu beberapa detik selagi latar dihapus dan diganti putih.
- Periksa garis hijau: garis atas harus menyentuh puncak rambut dan garis bawah menyentuh dagu. Atur ukuran dan posisi kepala dengan penggeser jika perlu.
- Unduh foto digital (JPG) untuk pengajuan online. Jika formulir membatasi ukuran file, isi kolom ukuran maksimum.
5. Cetak dengan benar
Unduh lembar cetak yang berisi beberapa foto dalam satu halaman:
- Kertas foto 4R (4 × 6 inci): ukuran standar di studio dan tempat cetak foto. Biaya cetaknya biasanya murah.
- Kertas A4: untuk mencetak di rumah dengan printer inkjet yang bagus dan kertas foto.
Pengaturan terpenting adalah skala: cetak di 100% / "Ukuran sebenarnya", jangan pernah "Sesuaikan dengan halaman". Jika tidak, ukuran foto akan salah. Gunting mengikuti garis abu-abu tipis.
Alasan umum foto ditolak
- Kepala terlalu kecil atau terlalu besar
- Ada bayangan di wajah atau di belakang kepala
- Foto buram atau pecah
- Kepala miring atau tidak menatap kamera
- Tersenyum memperlihatkan gigi atau mata setengah tertutup
- Pantulan di kacamata
- Dicetak dengan ukuran salah ("Sesuaikan dengan halaman")
Pertanyaan umum
Bolehkah memakai selfie? Boleh, asalkan kamera cukup jauh agar wajah tidak terdistorsi. Kamera belakang di tripod dengan timer memberi hasil terbaik.
Apakah foto saya disimpan? Tidak. Foto hanya diproses untuk menghapus latar lalu langsung dihapus dari server. Selebihnya dilakukan di browser Anda.
Bagaimana dengan pas foto untuk lamaran kerja atau kartu identitas? Pilih "Pas foto untuk formulir dan kartu identitas (dengan bahu)". Foto ini menampilkan kepala dan bahu, seperti yang diminta kebanyakan formulir.
Siap? Buat pas foto Anda sekarang. Gratis dan hanya sekitar dua menit.